Sabtu, 27 Juli 2013

Pantai Timang


PANTAI TIMANG

“Di balik jalan yang terjal  terdapat pantai yang indah.”
Ya, ungkapan itu sangat cocok menggambarkan pantai ini. Pantai Timang. Pantai yang masih tersembunyi dan belum banyak orang yang mengetahui pantai ini. Padahal sebenarnya pantai ini sudah lumayan terkenal sampai ke manca negara. Banyak wisatawan asing yang pernah mengunjungi pantai ini (kata nelayan lokal sih gitu). Beberapa telivisi juga banyak yang sudah meliput pantai ini. Hanya saja akses menuju pantai ini masih terbilang susah. Bayangkan saja untuk menuju pantai ini, ± 4km jalannya belum beraspal dan hanya terbuat dari batu-batu kapur dan terkadang ada yang sudah berupa cor-coran, itupun sudah agak rusak. Sangat melelahkan dan cukup berat memang, tapi itu lah perjuangan yang harus dibayar untuk menikmati pantai yang keindahannya sulit dijelaskan dengan kata-kata ini.

Pantai ini terletak di Wonosari, sebelah Barat pantai Siung. Akan ada plank kecil penunjuk arah pantai ini. Sangat kecil, jadi harus seksama, kami saja hampir keblabasan. Memang Wonosari banyak menyajikan pantai-pantai yang indah. Tapi, di Timang ini kalian bakal menemukan sesuatu yang sangat berbeda dari pantai-pantai lainnya, sesuatu yang bukan hanya indah, tapi juga sesuatu yang sangat unik. Dijamin asik pemandangannya! Sebenarnya Timang ini lebih terlihat seperti tebing karang, yang diseberangnya ada pulau karang yang biasa digunakan nelayan setempat untuk mencari lobster. Pulau Panjang.  Nah ini dia yang membuat Timang ini istimewa dan unik. Untuk menyeberang ke Pulau Panjang , para nelayan membuat semacam kereta gantung sederhana. Emm bukan kereta sih, tapi prinsipnya hampir sama (kayaknya), hehe. Penduduk sekitar menyebutnya “Gondola Kayu”. Ada 6 nelayan yang membuat gondola ini, tapi sekarang hanya tinggal 5 nelayan saja yang masih menggunkan gondola ini, karena yang satu sudah tua, begitu kata salah seorang nelayan yang kami temui. Ya, waktu itu kami sedang beruntung sempat bertemu dengan seorang nelayan yang sedang mencari lobster dan sehabis menyebrang. Sungguh hal yang sangat menarik bisa melihat nelayan yang sedang menyeberang. Dibutuhkan nyali yang besar untuk menyeberang ke Pulau Panjang, mengingat jaraknya yang lumayan ditambah anginnya yang lumyan kencang. Salut dengan para nelayan setempat yang setiap harinya menyeberang untuk mencari lobster.
Sayang perjalanan kami harus di akhiri karena gerimis yang mulai turun. Sedikit kecewa, tapi kami sangat puas telah melihat langsung keindahan dan keunikan pantai ini :D




Tidak ada komentar:

Posting Komentar