Kamis, 27 Februari 2014

Happy birthday umbul

Happy Birthday Umbul

Hmm, tanggal 01 Maret 1993 yang lalu ada seorang bayi laki-laki yang lahir. Aku berharap bayi yang lahir 21 tahun yang lalu itu adalah orang yang kelak akan menjadi imamku dan menjadi seseorang yang membimbingku dan menemaniku sampai hari tuaku nanti. Hey kamu yang sekarang sudah berkepala dua! Happy Birthday ya sayang! Maaf aku gak bisa kasih kamu kado yang mahal, aku Cuma bisa buatin kamu vidio ini. Oh iya sayang, sekarang kamu udah 21 tahun kan ya, aku berharap kamu makin dewasa, selalu sayang keluarga, sama aku juga ya sayang, hehe. Aku doain deh, kamu sehat terus, semoga kamu selalu ada di antara orang-orang yang baik.  Hmm, bingung mau ngomong apa lagi, sekali lagi happy birthday umbul! Love You :*


Minggu, 09 Februari 2014

Pantai Wonosari

Pantai Sisi Barat Gunungkidul
Lama tak berbagi cerita, maklum lagi sibuk sama urusan kuliah, mulai dari ujian kompre, abis itu ujian akhir semester, trus ngurusin wisuda,sekarang juga lagi magang :D Tapi, mumpung lagi ada waktu luang, nih aku share cerita ku liburan beberapa waktu yang sangat lalu di pantai yang ada di Wonosari, langsung aja deh simak cerita ku J
Langit yang cerah menemani kami dalam perjalanan ke Wonosari kali ini. Kami berangkat dari Jogja sekitar jam 1. Siang ini kami menuju pantai yang terletak di sisi barat Gunung Kidul, yaitu Pantai Ngrenehan dan Ngobaran. Tentunya kalian tau tayangan adzan maghrib yang ada di Trans TV mengambil setting di tempat-tempat indah yang ada di Jogja kan? Salah satunya mengambil setting di Pantai yang akan kami kunjungi ini, yaitu Pantai ngrenehan. Kedua pantai ini terletak di sebelah barat Pantai Baron (jauh sih kalau dari Pantai Baron). Kalau dari Jogja,setelah melewati Patuk lebih baik ambil kanan di bangjo deket lapangan yang sangat luas (yang rencananya mau digunakan untuk bandara, tapi seprtinya tidak jadi). Di plank ijo yang ada di jalan ada tulisannya kok arah Pantai Ngrenehan. Setelah belok kanan nanti mentok di pertigaan ada pasar ambil kanan lagi, nah dari situ mata kalian harus lebih jeli mencari petunjuk arah, gak susah kok. Kami aja yang belum tau jalannya gak kesasar, yang paling penting jangan pernah malu bertanya.

Minggu, 10 November 2013

Telapak Kecil


TELAPAK KECIL

Tutup mata, tutp telinga, jernihkan pikiran. Tak banyak yang kita butuhkan, hanya pikirkan satu titik tentang tujuan kita. Biarkan telapak kecil kita melangkah, biarkan telapak kecil kita menuntun menuju tujuan kita.  Jangan takut, kamu tak akan sendiri, genggam tanganku. Kita akan melangkah bersama, percayalah telapak kecil  tak akan menyesatkan langkah kita. Ikuti alunan langkah telapak kecil. Nikmatilah setiap langkahnya, karena di setiap langkahnya ada hembusan perjuangan kita. Telapk kecil kita akan membawa menuju tujuan kita, kebahagiaan kita ;’)

Minggu, 22 September 2013

Candi Abang

Candi Abang

Udah lama banget nih kami nyari tempat semacam rumput-rumput tempat para Teletabis bermain :p Akhirnya kami nemu juga tempat semacam itu, namanya Candi Abang. Sebenarnya di tempat ini gak bakalan kalian ngeliat bentuk candi atau semacamnya, hanya bukit kecil saja, entahlah kenapa bisa di namakan Candi Abang.
Waktu itu masih musim hujan jadi harus di pending dulu rencana kami. Karena menurut informasi yang kami peroleh tempat ini akan lebih bagus jika musim kemarau. Akhirnya kemarau yang ditunggu-tunggu tiba juga. Kami tidak tau pasti lokasi tempat ini, yang kami tau ada di Berbah (padahal Berbah kan luas banget :| ). Yah di jalan mau gak mau kami harus banyak tanya. Sejenak kami mampir di angkringan yang ada di pinggir jalan menuju Berbah untuk makan siang. Kesmpatan itu kami gunakan untuk bertanya lokasi itu. Untunglah ada yang tau lokasi Candi Abang itu. Banyak alternatif jalan menuju tempat itu, yang malah membuat kami bingung. Tapi kami di pilihkan jalan yang mudah, dari arah Jogja bangjo Kid’s Fun belok kiri, dari situ lurus terus sampai ada pertigaan tang seberangnya ada Indomart ambil kanan, nah dari situ kalian tanya-tanya aja sama penduduk sekitar.
Sampailah kami di jaln menuju lokasi, jalan kecil dan agak kurang bagus sih, tapi gak begitu jauh dari jalan raya kok. Lebih baik, sepeda motor dititipkan aja di rumah warga soalnya sulit jika keatas menggunakan sepeda motor, apalagi belum ahli, naiknya juga gak begitu tinggi kok, beberapa menit juga sudah sampai.
Sesampai di atas, kalian bakal disuguhi padang rumput yang sudah kecoklatan (efek musim kemarau) yang di tengah-tengahnya ada gundukan bukit kecil yang bisa kita daki. Bingung sih mau cerita apa lagi, kalian liat aja deh foto-fotonya.

Jumat, 30 Agustus 2013

IMOGIRI


KEBUN BUAH MANGUNAN DAN PINUSAN
IMOGIRI
 
Destinasi kali ini adalah objek wisata yang ada di daerah Imogiri. Banyak sih objek wisata yang disuguhkan di Imogiri ini, mulai dari Makam Raja Mataram, Kebun Buah, dan Pinusan. Tapi kali ini kami hanya mengunjungi dua tempat saja. Kebun Buah Mangunan dan Pinusan. Sebenarnya sudah lama kami ingin menyambangi tempat ini,tapi waktu belum mengijinkan. Akhirnya tanggal 17 Agustus 2013 lalu kami menyempatkan waktu untuk mengunjungi Imogiri. Sebenarnya kami juga pernah ke Imogiri, tapi kami hanya ke jembatan gantung yang letaknya tak jauh dari Pinusan dan Kebun Buah Mangunan (sudah pernah aku posting). Ini nih aku kasih review dari kedua tempat ini.

KEBUN BUAH MANGUNAN
Gak susah kok cari tempat ini, banyak plank penunjuk arah menuju kebun buah ini. Tempatnya masih enak, asri, walaupun sedikit panas tapi angin yang berhembus sepoi-sepoi bikin kita betah di kebun buah ini. Kebun buah ini terletak di dataran yang lumayan tinggi, dari kebun buah ini kita bisa melihat pemandangan sekitar jogja yang masih hijau. Kita juga bisa melihat sungai yang berkelok-kelok dengan airnya yang jernih biru kehijau-hijauan yang kontras dengan pemandangan sekitar yang masih hijau, benar-benar memanjakan mata. Dari atas kebun buah ini jembatan gantung yang ada di bawahnya terlihat hanya seukuran jari, kecil mungil, hehe. Oh iya lupa, tiket masuk tempat wisata ini sangat terjangkau kok, cukup dengan Rp 5.000 per orang kita sudah bisa berkeliling tempat yang cukup luas ini. Akses menuju tempat inipun tak begitu susah,jalan aspal masih mulus, hanya sedikit jalan yang sudah agak rusak. Sekedar tips, lebih baik parkir jangan deket retribusi masuk, karena kalau parkir di situ jauh kalau mau menuju ‘teras atas’, tapi kalau ingin sambil olahraga jalan-jalan sih boleh aja, hehe. Sayang waktu kami kesana bukan musim buah, jadi di rumah-rumah kaca yang ada di sana tumbuhannya kosong :(

Sabtu, 27 Juli 2013

Pantai Timang


PANTAI TIMANG

“Di balik jalan yang terjal  terdapat pantai yang indah.”
Ya, ungkapan itu sangat cocok menggambarkan pantai ini. Pantai Timang. Pantai yang masih tersembunyi dan belum banyak orang yang mengetahui pantai ini. Padahal sebenarnya pantai ini sudah lumayan terkenal sampai ke manca negara. Banyak wisatawan asing yang pernah mengunjungi pantai ini (kata nelayan lokal sih gitu). Beberapa telivisi juga banyak yang sudah meliput pantai ini. Hanya saja akses menuju pantai ini masih terbilang susah. Bayangkan saja untuk menuju pantai ini, ± 4km jalannya belum beraspal dan hanya terbuat dari batu-batu kapur dan terkadang ada yang sudah berupa cor-coran, itupun sudah agak rusak. Sangat melelahkan dan cukup berat memang, tapi itu lah perjuangan yang harus dibayar untuk menikmati pantai yang keindahannya sulit dijelaskan dengan kata-kata ini.

Minggu, 16 Juni 2013

Pantai Pok Tunggal


POK TUNGGAL



Pok tunggal, pantai yang sedang digandrungi oleh penikmat wisata alam saat ini. Senenarnya, sewaktu kami pergi ke Pantai Indrayanti, kami pernah membaca plank penunjuk pantai ini. Namun, waktu itu jalannya masih agak menyeramkan. Jadi kami leawti saja. Tapi bayangan plang penunjuk pantai itu sungguh membuat penasaran. Kami mulai berselancar di google untuk mencari informasi tentang pantai itu. Tak sulit mencari informasi mengenai pantai ini, karena banyak sekali blog yang membahas pantai ini. Kebanyakan dari blog itu menggambarkan pantai ini begitu indah, sunnhguh membuat kami makin penasaran.
Awalnya, kami berencana kemping di pantai itu bersama teman-teman kami. Namun, karena teman-teman tidak jadi, akhirnya kami memutuskan untuk pergi berdua saja, tanpa kemping. Rencana kami susun, diputuskan pada suatu minggu di Bulan Mei kami akan ke pantai itu.